Penggunaan kondisioner perbaikan rambut adalah produk perawatan rambut yang dirancang secara khusus untuk memperbaiki kerusakan akibat penggunaan alat panas, perawatan kimia, paparan lingkungan, dan terlalu sering mencuci rambut. Kondisioner ini diformulasikan dengan bahan-bahan yang mampu menggantikan nutrisi yang hilang, memperkuat batang rambut, dan menutup ujung rambut bercabang, sehingga membantu mengembalikan kesehatan dan elastisitas alami rambut. Keratin, sebuah protein struktural, merupakan komponen penting dalam kondisioner perbaikan rambut karena mampu menembus rambut untuk mengisi celah yang diakibatkan oleh kerusakan, meningkatkan elastisitas sekaligus mengurangi kerontokan. Kolagen, protein lainnya, memberikan volume dan kekakuan, membantu mengatasi rambut yang rapuh. Panthenol atau vitamin B5 juga sering ditambahkan dalam kondisioner perbaikan rambut karena kemampuannya menarik kelembapan, melembapkan helai rambut kering, serta meratakan kutikula untuk tampilan rambut lebih halus. Minyak alami seperti argan oil dan avocado oil juga umum digunakan, memberikan nutrisi mendalam melalui kandungan asam lemak dan vitamin yang membantu memperbaiki serta melindungi rambut dari kerusakan lebih lanjut. Minyak-minyak ini membentuk lapisan pelindung pada rambut, mengurangi gesekan dan mencegah ujung rambut bercabang semakin parah. Kondisioner perbaikan rambut biasanya memiliki tekstur yang lebih kental dibandingkan kondisioner biasa, memungkinkan waktu kontak lebih lama—beberapa formula bahkan dirancang untuk dibiarkan semalaman guna perbaikan intensif. Dengan penggunaan rutin, kondisioner perbaikan rambut membantu mengembalikan kilau, kelembutan, dan kemudahan dalam menata rambut yang rusak, serta meningkatkan ketahanan terhadap kerusakan di masa mendatang. Kondisioner ini menjadi alat penting bagi siapa saja yang ingin memulihkan kondisi rambut yang telah terganggu akibat perlakuan keras atau keausan sehari-hari.