Krim penghilang bulu adalah produk depilatori yang dioleskan ke permukaan kulit, dirancang untuk melarutkan bulu pada permukaan kulit dan menawarkan alternatif bebas rasa sakit dibandingkan mencukur, waxing, atau epilasi. Diformulasikan dengan bahan aktif seperti kalsium tioglikolat, krim ini memecah struktur keratin pada bulu, melemahkan bulu sehingga dapat dengan mudah dihapuskan, meninggalkan kulit halus selama 3–7 hari. Krim penghilang bulu bekerja pada berbagai bagian tubuh, termasuk kaki, tangan, ketiak, dan garis bikini, dengan formulasi yang disesuaikan untuk berbagai tingkat sensitivitas kulit. Banyak produk krim penghilang bulu mengandung bahan menenangkan seperti lidah buaya, chamomile, atau vitamin E untuk menenangkan kulit, mengurangi kemerahan, dan mencegah iritasi setelah pemakaian. Berbeda dengan mencukur yang dapat menyebabkan kulit terbakar pisau cukur, bulu yang tumbuh ke dalam, atau jenggot yang tersisa, krim penghilang bulu menghilangkan bulu pada atau tepat di bawah permukaan kulit, menghasilkan permukaan kulit yang lebih halus dan bertahan lebih lama. Krim ini mudah digunakan: dioleskan secara merata pada kulit, dibiarkan selama 5–10 menit (tergantung pada ketebalan bulu), kemudian dihapuskan dengan spatula. Krim penghilang bulu sangat ideal bagi mereka yang memiliki kulit sensitif dan merasa waxing menyakitkan atau mencukur menyebabkan iritasi. Penting untuk memilih krim penghilang bulu yang sesuai dengan area tertentu—produk untuk area sensitif lebih lembut dibandingkan produk untuk bulu tebal di kaki. Dengan penggunaan yang tepat, krim penghilang bulu memberikan cara yang praktis dan efektif untuk mendapatkan kulit bebas bulu.